Walau punya remote, tapi ada beberapa tipe mobil yang ternyata belum
dilengkapi alarm. Pada tipe tertentu, hanya dilengkapi central lock dari
sebuah remote. “Celakanya, terkadang sang pemilik mengira central lock
dari remote itu sudah berikut alarm sistem,” jelas Kasman, GM Research
Development Product, PT Sumber Mas Autorindo.
Enaknya tambah alarm, kalau sebelumnya terkena musibah dan
mobil dijahili tangan iseng. Tak hanya mengurangi resiko kehilangan
mobil, tapi juga meminimalkan barang-bawaan di dalam kabin dicuri. Bisa
saja mobil sudah pakai sistem kunci keyless dengan immobilizer, jadi
mesin enggak bakal bisa di-starter kalau tidak menggunakan kunci yang
sesuai kan. Tapi, resiko barang bawaan seperti laptop atau gadget, bisa
saja diambil.
Pilihan di pasaran lumayan banyak kok, ada merek
Master ataupun G-Forces dengan beberapa ragam pilihan. Dengan harga
terjangkau, penambahan alarm terasa tidak membebani ketimbang harus
kehilangan harta benda dan kendaraannya. “Untuk up grade alarm dengan
modul Master XC222 ini tidak mahal kok, hanya Rp 700 ribu, sudah berikut
pemasangan,” tambah Kasnan.
Kelebihan alarm jenis ini
menggunakan sensor magnetik. Berbeda dengan kebanyakan alarm yang
menggunakan sensor piezo. Sensor piezo ini akan mendeteksi semua getaran
resonansi yang dapat memicu aktifnya sirine alarm. Sensor ini cukup
rentan dengan suara kencang atau dengan desibel tinggi, seperti suara
knalpot .
Khawatirnya, karena terlalu sensitif, jenis sensor ini
berpotensi memicu aki tekor. “Beda dengan sensor magnetik, yang hanya
mendeteksi getaran pada mobil. Jadi sangat aman jika ada goncangan
gelombang yang dihasilkan dari suara keras dengan desibel yang tinggi,”
ulas Kasman.
Lain lagi dengan G-Forces yang mesti menambah sensor
radar seharga Rp 400 ribu. Bedanya, gelombang microwave akan mendeteksi
apabila ada obyek asing yang masuk ke dalam kabin. Jadi, walaupun kaca
atau pintu bisa ditembus sang maling tanpa mengaktifkan sensor getar,
tapi ketika misalnya saja ada tangan atau malingnya sendiri masuk kabin.
Maka sensor radar ini akan mengaktifkan alarm untuk berbunyi.
Enaknya
lagi, segala perintah masih bisa pakai remote bawaan mobil. Jadi lebih
simpel dan tidak mengurangi orisinalitas. Sistim pengamanannya terbilang
cukup banyak. “Mulai dari central lock berikut alarm, sensor getar dan
auto central lock saat mobil sudah berjalan,” tutup Kasman.
(mobil.otomotifnet.com)

1). Salah satu pilihan tersedia merek Master berikut modul
2). Lokasi speaker alaram diusahakan tersembunyi
3). Pemasangan tak perlu banyak ubahan karena jalur kabel sudah tersedia
Link : http://mobil.otomotifnet.com/read/2014/03/25/348227/205/28/Tambah-Alarm-Pada-Kunci-Keyless-Agar-Lebih-Aman